Jumat, 26 Agustus 2011

I am my culture (2)



Mendung lg siang ini, yayyy….suka sesuka sukanya.. ^_^ Seolah-olah semuanya jd berwarna abu-abu, dingin dan tanpa sinar matahari. Hmmm….semua imajinasi di kepala ini langsung bisa keluar membabi buta. Inspirasi jadi lancar.

Sebenarnya bukan hanya memperlancar kreatifitas, tapi tanpa sinar matahari aku jadi tak perlu lagi berlindung pada sun block biar kulit tak menghitam. Pemikiran sederhana yang akhirnya jadi kepengennnnnn…. banget tinggal di negara minim matahari seperti Paris, New York atau Yunani. Tiap hari bisa jalan-jalan terus sekalian belanja baju-baju lucu.. ^_^ Imajinasi..imajinasi…bisa kemana saja dan ngapain aja.

Kenapa Tidak Indonesia?

Banyak hal yang kalau dicari-cari pasti ada saja keluhan tinggal di Indonesia. Padahal kita lahir disini. Bernafas di udara ini dan bertumbuh di atas tanah ini. Kalau aku, mulai dari mataharinya yang kelewat puanassss.. Dulu tiap pulang sekolah, kulit pasti sudah merah hitam terbakar matahari. Lalu orang-orangnya yang begini begitu. Kurang ini kurang itu. Belum lagi pemerintahnya yang banyak diprotes karena ini dan itu.

Rasanya pindah ke negara lain jadi satu-satunya solusi. Coba bayangkan tinggal di New York.. Semua ada disana. Orang-orang dari belahan dunia manapun ada. Kota sibuk tapi artistik menurutku. Lalu Paris dan Yunani. Entahlah..hanya ingin tinggal disana. Sepertinya kok kotanya indah, tertata rapi, nyaman, bebas macet dan adem.. Orang-orangnya juga cantik dan tampan. Menyenangkan kan kalau berada di sekitar orang-orang yang enak dilihat. ^_^

Culture Mix, could it be???

Mungkin karena pengaruh televisi, koran, buku dan terutama film-film barat, nilai-nilai budaya yang aku miliki jadi tercampur. Bukannya anti percampuran budaya tapi percampuran dua budaya yang sama sekali berbeda justru cuma bikin pusing!!
Bayangkan, kita hidup di daerah yg perilakunya begini begini tapi kita pengen berperilaku yg begitu begitu. Rasanya semua setuju kalau itu hal yang sangat sulit dilakukan. Berat melawan arus.

Kayak di novel Pearl S Buck, East Wind West Wind, percampuran budaya itu bukan sesuatu yang keliru, tapi tak terelakkan. Memang berat untuk semua orang, tapi datangnya pengaruh dari budaya lain itu pasti selalu terjadi. Dan dari arah manapun.

Tapi semakin tahu budaya lain kok rasanya malah jadi merasa budaya sendiri banyak kurangnya. Kayaknya ada yang salah dengan pemikiran ini. Sampai aku baca novel itu tadi, East Wind West Wind (EWWW).

Dari dulu baca buku pengetahuan tentang budaya yang isinya definisi budaya, ciri-ciri budaya, budaya tingkat tinggi, tingkat rendah, dsb. Tapi belum pernah yang sampai aku paham kalau budayaku juga sama seperti budaya orang di benua manapun.

Bukan materialnya yang sama tapi esensinya. Semua orang itu berbudaya. Entah mau atau tidak seseorang disebut berbudaya tapi sejak lahir, seseorang sudah memiliki budaya sendiri. Dan ini yang melegakan, tidak ada budaya yang salah, dalam konteks esensinya.

Switch My Mind

Ok, sekarang waktunya evaluasi diri sendiri. Ternyata banyak sekali pemikiranku yang belum pas. Setiap orang memang punya hak untuk berfikir seperti apapun. Tapi aku memilih untuk berfikir dan memahami sesuatu yang membuatku bertumbuh.

Kalau selama ini aku mikirnya,
-          duh…tinggal di negara lain enaknya, orang2nya asik, budayanya asik. I will switch it to:
-          duh…indahnya negeriku, budayanya indah, serasi, selaras, dan menenangkan. Orang di negara lainpun pasti ikut mengaguminya bahkan ingin merasakannya. I will always live in this country with its culture, its beauty, its warmness and with my happines family. Karena aku sudah hidup dengan budaya ini, tahah ini, air ini dan udara ini sejak lahir.

Kalau aku mulai berfikir begini;
-          itu bagus ya..itu cantik ya… I will switch it to;
-          yang disini juga bagus..aku juga cantik..budayaku juga beautiful. ^_^

Kalau pikiran yang ini juga menyerang;
-          aku ga suka kulitku…ga suka lingkungan iniii…ga suka ini ituuuuu.. I will switch it to;
-          each thing on our life is created match to our life. Begitu pula tubuh yang aku miliki, tempat dimana aku tinggal, orang-orang yang yang aku temui, juga budaya yang akan selalu mengikutiku.

You are your culture, no matter how far you’ve been gone.




I am my culture


Look inside my life
I am my very lovely culture
Walking with the spirit of my anchestor
Breathing with my childhood memories

The truth is
I cant erase all of my culture bond
I still carrying it on my hands, my skin and my precious mind

I’ve been traveling to many places
Meets many interesting person
Discover many of my favourite spot
But my birth-place still remain as my coziest palace

Now Im here
Breathing at my childhood memories
Seeing what I’ve been experienced before
Walking at places I’ve been longing

I am still my culture
No matter what I’ve seen before
I am still belong to my culture

Sabtu, 25 Juni 2011

i will find my way

This little girl with bubbles imagination on her head
is growing up
you know she's growing up each day
like those days
when you took me to the city
to the beach and to the bookstore

Our lovely town are always changes
like me
I will never stay the same like your little girl,
but I will find my way

I will find my way
like you want me to do
like I really want to live with
maybe it will be painfully
or it will be delightfully

No other man will replace you and your bless
don't stop loving me..

(27thjune2011-dear dad..)

Rabu, 25 Mei 2011

Enjoy Life...!

This little greedy girl
wont stop until she got what she wants
you can see it from her eyes
black-brown eyes on fire

She thinks thousand of dreams
she needs to conquered
but those dreams, dear...
wont let you escape from Mrs Greedy
even you reach one of those
even only one of those

Now this little girl wants to stop
she realize that her dreams got her frustrated

But some voice over her heart says
it just temporary temptation, dear...
to make you stop
it just what devil wants you to

Please don't stop
or you will start it all over again and again
because you knew
those dreams will still remain in you
no matter what happen to you
no matter where you live
and how many children you have

keep dreaming, baby girl
because its your destiny
your legend
you just don't know when it will accomplish 

No..no..said the girl
I'm just a naif human being
I know who am I
I know where I came from
and what happen to me now
its like a very little girl wishing to reach stars

Yes, honey.. said the voice
you know who you are and what you are having now
but you never know what will happen tomorrow

Your dreams, whatever those are
will make you happier
if you keep enjoying every moment God gave you
^_^















(Nov '10, nice conversation between brain and heart)


Rabu, 29 Desember 2010

My Myelin, another way to find your passion.

Tulisan ini terinspirasi buku Rhenald Kasali yang berjudul Myelin. Buku itu pertama kali menyentak saya dengan warna covernya yang merah menyala. Warna itu berhasil membuat saya mendekat dan membaca intisari tulisan di back cover. Tiba-tiba keputusan untuk membeli buku itu terjadi saat itu juga. ^_^

Myelin on red ^ _^


Renald menyebutkan bahwa dengan myelin, seseorang atau perusahaan dapat melakukan perubahan. Bahwa tidak hanya brain memory saja yang perlu dilatih tapi juga muscle memory diperlukan untuk mewujudkan keinginan.

Apa itu muscle memory atau myelin?
Sepintas saya mengartikannya sebagai memori otot. meski tak salah namun dalam buku ini artinya jauh lebih luas. Myelin adalah jaringan otot yang terdapat dalam sistem syaraf manusia. Myelin terbentuk dari latihan secara terus menerus, disiplin dan tekad yang kuat. Hasilnya, semua hal yang terekam dalam myelin itu dapat di-recall dan bertindak seperti yang kita mau. Serupa dengan brain memory yang akan lebih maksimal digunakan bila sebelumnya telah dilatih dengan belajar.

Secara sederhana kita dapat melihat myelin terbentuk pada setiap atlet. Melalui latihan setiap hari dan disiplin tinggi, seorang atlet telah membentuk myelin-nya. Akibatnya, dengan mudah dia dapat bergerak sesuai keinginannya. Sepakbola, atletik, basket, senam, tenis, semua dapat dilakukan, sesuai disiplin memory yang dilatihnya.

Tidak hanya terihat secara fisik, myelin juga terbentuk pada tokoh-tokoh besar dunia ini. Mozart misalnya. Sejak usia 6 tahun, dia telah berlatih memainkan musik dengan dilatih ayahnya sendiri. Selain memperoleh ingatan dalam brain memory, Mozart kecil juga telah melatih keterampilan otomatis dari muscle memory-nya.

Istimewanya, myelin tidak dapat dilepas begitu saja karena terbentuk secara berulang. Menurut Rhenald, myelin dapat terus terbentuk hingga usia 50 tahun.

Saya melihat teman-teman, rekan kerja dan atasan-atasan saya sebelumnya telah mewujudkan mimpi mereka. Saya percaya, mereka telah menemukan passion hidup dan melatih myelin mereka sejak dulu. Seperti ibu Santi Siera, pemimpin redaksi majalah Fitness Indonesia ini pernah bercerita kalau dulu sering merasa kesulitan mempelajari pelajaran eksakta. Namun Santi Siera kecil suka sekali pelajaran mengarang. Sejak saat itu ia terus mengasah keterampilan menulisnya hingga sekarang dan telah menemukan passion hidupnya. ^_^

Jadi sebenarnya apa myelin saya? Bukannya saya belum merasa nemukan passion saya. Mungkin saya hanya merasa kurang percaya diri. I've tried so many things, done so many adventures, but most of all, I love to paint, write, read, and make something. I realize they can't be separated each other, but a collaboration of those is really something I am dreamed of.

Untuk teman-teman yang mungkin masih belum menumukan kecintaannya, coba rewind lagi apa yang selama ini terbentuk dalam myelin anda sejak kecil. Mungkin disitulah letak kecintaan anda dan dapat dijalankan dengan penuh cinta. Salam.. ^@^

cheeseeee.... ^_^
gimana cara rotate foto ini dsini siii.. :-p

Selasa, 30 November 2010

Bags with Beauty

It is afternoon and cloudy with sound of thunder indicates its gonna rain. I love it. My son is sleeping and all the jobs done. Perfect time for writing. No music here. I can't work or thinking with the music on. For me, music is full of imaginations. Just hear its sound, I can imagine almost everything. If paying more attention to the lyrics, it will be much more imaginations coming up. Jumping on my mind. Someday, I hope I can make some songs. ^_^

So..we are suppose to talk about beauty, or bags? It seem different themes to talk to. But now my life is inside bags-atmosphere. Its a complicated story.

One day I took a walk with my husband on one of traditional market in Jakarta. On the search of nothing, we find one fabric store. At glance, we can see they selling jeans fabrics. Interesting on how much they cost, we ask and looked around. Surprisingly they also sell canvas. This kind of fabrics is the most fabric I've always looking for, since I love to paint. All this time, I only paint my imaginations on paper.

Oh, yes..I saw bookstores also provide this canvas plus-frame. But for me, its too expensive. Well, with the same rupiah to buy canvas at bookstore, I can have meters of canvas at this store. ^_^ Moreover, I've got colored-canvas too...  ^_^ And then the adventure begun... 



Since then, I learn how to paint on canvas. And then making things like punch, wallet and bags. Off course with painting on them. Alhamdulillah, few of my friends love it and that's the other new beginning. ^_^

Really wants to thanks to friends who entrust me to make bags or wallet for them. Especially Johana Hutabarat. Even though sometime we have different opinion (because we're totally different!), she gave me a confidence to move forward. She is a beauty editor and she is in love with pop art. Dare to try many different thing, especially at fashion. Without words she support me, even though she knew I don't have any fashion-background or living on that environment. She is adorable. :-)

We called her Baby.. ^_^

My favorite one is the latest one; painted wallet. Excited making it because I could play with colors by painted on it. Moreover, it is small, useful and beautiful.. ^_^

March 2010


Now, I really want to continue whats I've start in crafting. But maybe not for this moment. Maybe after I've found my beauty.  ^_^